HOME
Home » Karya Ilmiah » Almamater

Almamater

Posted at June 19th, 2012 | Categorised in Karya Ilmiah

Almamater secara pengertian kamus besar bahasa indonesia adalah istilah yang di pakai dalam dunia pendidikan untuk menyebut perguruan tempat sesorang meneumpuh jenjang pendidikan.

 

Tapi ALMAMATER yang ini Adalah Singkatan Aliansi Mahasiswa Masyarakat Tolak Eksploitasi Daerah. Aliansi ini di pelopori oleh Barisan Muda Wajo yang bersama beberapa Mahasiswa Universitas-Universitas Makassar dan Wajo,Beserta Masyarakat Wajo Khususnya gilireng yang bersatu dalam Almamater demi Tujuan Untuk Mengambil Hak Masyarakat Wajo yang Telah di Rampas EEES .

 

2010 silam adalah Sejarah Besar Perjalanan Kabupaten Wajo dalam menuntut Hak Masyarakat Wajo yang Telah di rampas PT.EEES.  Ini Bukan Pertama kalinya masyarakat gilireng punya sejarah melawan ketidakadilan ini,Gilireng merupakan daerah yang belum pernah bisa di tembus pada masa penjajahan (belanda dan jepang) karena begitu eratnya persatuan untuk melawan setiap ke tidakadilan walau Gilireng tak pernah tercatat dalam sejarah.

 

Penyegelan PT.EEES

PT.EEES berada di tengah-tengah masyarakat gilireng tapi selama 15 tahun tidak pernah memberikan sumbangsih baik berbentuk moril ataupun materi,justru sebagai tamu PT.EEES sangat tertutup kepada masyarakat Wajo Khususnya Gilireng.

 

Lingkungan Hidup beserta Ekosistem di sekitar PT.EEES dan Kecamatan Gilireng rusak  karena tidak adanya upaya penyelamatan lingkungan yang di lakukan PT.EEES pada semua ini adalah tanggung jawab nya.

 

Perjuangan Almamater di mulai 10 April 2011 di mulai di Fly Over untuk menuntut transparansi tata kelola, pengrusakan ekosistem dan ekologi.

 

15 april 2010 aksi kembali berlanjut di DPRD Provinsi kemudian bertemu dengan 3 anggota Dewan dari fraksi Golkar, PKS pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa DPRD Provinsi sepakat untuk memediasi pertemuan antara Aliansi dengan BP Migas, Depkeu, Kementerian ESDM dan PT EEES.

 

Anggota DPRD Provinsi menyatakan mendukung perjuangan rakyat Gilireng dalam menuntut haknya. Selain di DPRD massa aksi juga bergerak ke kantor PT EEES di Graha Pena, tapi kantor tersebut belum berfungsi maksimal. aksi hanya disambut oleh petugas keamanan Graha Pena.
26 april 2010 rakyat melakukan aksi di PT EEES menuntut enam poin:

 

1.transparansi dana bagi hasil,

2.pembayaran dana bagi hasil sejak tahun 1995-2010,

3.pembayaran CSR,

4.penghentian pencemaran lingkungan,

5.penerimaan tenaga kerja 50% dari masyarakat lokal,

6.listrik gratis untuk rakyat gilireng. aksi yang diikuti oleh lebih dari 300 warga.

 

 

Setelah melakukan negosiasi PT EEES akhirnya bersedia menemui massa pengunjuk rasa dengan mediasi Wakapolres Wajo. Dalam pertemuan tersebut PT EEES yang diwakili oleh Bambang SP menyepakati empat tuntutan. Sedangkan poin 1 dan 2 akan dibahas dalam pertemuan yang akan diadakan pada tanggal 29 april 2010. dalam dialog tersebut muncul segala kebohongan .
29 april 2010 warga kembali mendatangi PT EEES untuk menuntut pertemuan yang dijanjikan oleh Bambang SP. Warga yang tergabung bertambah karena adanya simpati dari warga kecamatan lain yakni dari kecamatan tanasitolo, maniangpajo, sajoanging dan Kec.Keera. namun pada aksi ini pihak kepolisian tidak lagi mengizinkan massa untuk masuk ke halaman parkir PT EEES dan mengatakan jika Pihak PT EEES tidak ada di kantornya. Larangan ini memicu amarah massa. Sehingga mereka memaksa masuk ke halaman PT EEES. Massa akhirnya masuk ke dalam hingga melewati gerbang ke 2 menuju kantor PT EEES. Bambang tidak bersedia menemui massa karena tidak dapat memenuhi janjinya mempertemukan massa dengan pihak terkait lainnya. Ia kemudian melarikan diri lewat sawah menuju Polres Wajo. Anggota DPRD kab.Wajo yang kebetulan berada di Gilireng kemudian mendatangi PT EEES bersama Asistan I Bupati memediasi komunikasi dengan Presiden PT EEES Andi Riyanto. Perwakilan Aliansi memberi batas waktu hingga tanggal 1 mei 2010 dan melakukan pendudukan di PT EEES.

 

pendudukan eees gilireng

Massa aksi tak bisa berdiam lama di halaman kantor karena bau gas methana yang dihasilkan sangat menyengat dan membuat beberapa massa aksi mual-mual dan sesak napas. Massa aksi kemudian mendirikan tenda di halaman parkir. Polisi dan brimob dari polres Wajo, Polwil Bone, Polwil Pare dan Polda Sulsel terus berdatangan hingga mencapai 500an personil.
30 april 2010 massa masih menduduki PT EEES, di tempat terpisah di kantor Bupati Wajo PT EEES, dengan Depkeu dan BP MIGas serta aparat pemerintahan melakukan pertemuan tanpa melibatkan rakyat.
1 mei 2010 PT EEES menghentikan produksi dan karyawan meninggalkan PT EEES. Deadline yang diberikan kepada PT EEES tidak dipenuhi. Mereka kembali mangkir dari janjinya untuk bertemu dengan rakyat. Massa aksi akhirnya dibubarkan setelah kedatangan Bupati Wajo bersama Wakil ketua DPRD Wajo. Bupati berjanji akan memediasi pertemuan pada tanggal 6 mei 2010 di Kantor Bupati Wajo. Massa aksi sangat kecewa dengan sikap PT EEES yang ingkar janji.
04 mei 2010 Wakapolri berkunjung ke Wajo untuk bertemu dengan pihak PT EEES, dengan aparat terkait. Pada pertemuan dengan Wakapolri, Yusuf Manggabarani, hanya mengundang para Kepala Desa saja, tapi tidak bersama masyarakat. Pernyatan bahwa, masyarakat cukup diwakili dengan Kepala Desa-nya masing-masing, ini menunjukkan adanya upaya pembungkaman secara halus dari pihak Pemprov dan Pemkab.

 

Pada dasarnya masyarakat menghormati dan menghargai terhadap para Kepala Desa-nya, namun, masyarakat berharap akan lebih baik, kalau masyarakat diikut-libatkan dalam pertemuan tersebut. Dan, dalam pertemuan dengan Wakapolri, tidak terjadi dialog. Begitupun dalam pertemuan tertutup yang dilakukan di ruang Pola kantor Bupati, bahkan Kepala Desa tak diizinkan masuk. Perwakilan dari Aliansi hanya 3 orang yang juga tidak membuka ruang dialog. Pertemuan ini sangat mengecewakan karena tidak ada hasil yang bisa menyelesaikan konflik.
Pada pertemuan hari Rabu, tanggal 5 Mei 2010, pukul 15.00 hingga selesai, yang difasilitasi oleh Pemprov dan Pemkab, hanya berlangsung sekitar 25 menit saja. Pertemuan tersebut terdiri dari dari unsur-unsur Muspida. Dalam pertemuan itu, rombongan Pemprov yang dipimpin langsung oleh Gubernur Syahrul Yasin Limpo. Juga tampak hadir Ketua DPRD Provinsi, HM Roem. Dijajaran Pemkab sendiri, diwakili langsung oleh Bupati Kab Wajo, Andi Burhanuddin Unru, DPRD Wajo Junaidi (wakil ketua DPRD Wajo). Dalam pertemuan itu, sekali lagi tampak tidak menghasilkan apa-apa. Pidato Syahrul Yasin Limpo, lebih mengeksplorasi keberhasilan-keberhasilan selama ini akan prestasi yang dicapainya. Sementara ruang untuk membahas permasalahan yang sesungguhnya, tidak begitu ter-respon. Dan, pertemuan itu, sesi dialog tidak terjadi. Di sisi lain, unsur masyarakat sekali lagi tidak dilibatkan.

Pada perkembangan selanjutnya, tindak lanjut pertemuan untuk penyelesaian konflik, yang sedianya untuk mempertemukan pihak yang terkait, seperti, BP-MIGAS, Depkeu, pihak PT. EEES, Pemprov, Pemkab dan masyarakat, juga mahasiswa dan ornop pemdamping. Akan melakukan pertemuan dalam rangka upaya penyelesaian konflik. Sedianya akan dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 6 Mei 2010 di Sengkang, Tapi, pelaksanaannya terundur dan tempat pelaksanaannya-pun dipindahkan di Jakarta.

 

 

Inilah Perjuangan yang Merupakan Sejarah Besar Bagi Masyarakat Wajo dan Barisan Muda Wajo.

 

Semoga Bermanfaat 🙂

Facebook Comments
Tags :

No comment for Almamater

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to Almamater

Tech in Asia Jakarta 2015

Posted at November 27, 2015

Tech in Asia adalah Komunitas Online pelaku startup di Asia. Tahun ini kembali Tech in Asia (TIA) mengadakan event rutin yaitu International Conference di... Read More

olimpiade biologi

Tips Menghadapi Olimpiade Biologi SMA

Posted at January 16, 2014

Tips Menghadapi Olimpiade Biologi SMA – olimpiade adalah sebuah ajang perlombaan di mana para peserta beradu prestasi. Maka untuk kali ini saya kan coba... Read More

Soal CPNS Online Terbaru dan Lengkap

Posted at October 27, 2013

Pengangguran di Indonesia Makin hari makin bertambah dan Lowongan Pekerjaan makin hari makin berkurang akibatnya LOKER atau lowongan Pekerjaan menjadi Eksklusif dan bahkan sering... Read More

Contoh Kegunaan dan Prosedur Makalah

Contoh Kegunaan dan Prosedur Makalah

Posted at June 11, 2013

Makalah adalah karya ilmiah yang tak lepas dari kehidupan para pelajar dan pembelajar, makalah sering di berikan oleh guru di sekolah maupun dosen di... Read More

Contoh Rumusan Masalah dan Tujuan Makalah

Contoh Rumusan Masalah dan Tujuan Makalah

Posted at June 11, 2013

Sebelum Menyusun Makalah kita harus terlebih dahulu menentukan Rumusan Masalah yang akan di bahas dan teliti pada makalah itu dan juga merupakan rangkain dari... Read More