HOME
Home » Opini Pelajar » Generasi Digital

Generasi Digital

Posted at June 23rd, 2012 | Categorised in Opini Pelajar

Generasi Digital atau Digital Natives.adalah mereka yang mengakses teknologi jejaring digital serta memiliki keterampilan dan pengetahuan teknologi
sedangkan Digital Immigrants belajar bagaimana mengoperasikan komputer, membuat dan menggunakan e-mail dan jejaring sosial, namun proses itu berlangsung “terlambat” dibanding Digital Native yang mengenyam teknologi sejak dini.

Pemahaman mereka yang tumbuh di era digital tentang internet menjadikan mereka satu tingkat atau beberapa tingkat lebih tinggi dibanding generasi digital Immigrants.
Namun bukan berarti pemahaman tersebut membuat mereka terhindar dari hal-hal yang buruk akibat penggunaan internet.

Beberapa penelitian dan pemberitaan menunjukkan justru generasi inilah yang rentan terkena dampak negatif internet.
Salah satu dampak penggunaan internet, terutama di usia remaja, adalah kecanduan atau adiksi.
Kecanduan adalah pangkal segala jenis masalah lain yang timbul akibat penggunaan internet. Remaja bisa menarik diri dari lingkungan sosial, kehilangan konsentrasi belajar, mengalami gangguan kesehatan, bahkan menjadi korban dari kejahatan dunia maya (cyber crime).
Orang tua dan guru juga sebaiknya memahami karakter anak digital ini. Digital Natives lebih memilih membaca blog, atau media online daripada surat kabar atau majalah. Mereka lebih memilih bertemu orang lain secara online sebelum bertemu secara langsung. Interaksi sosial anak-anak ini, termasuk pertemanan dan aktivitas kemasyaraktan dimediasi oleh teknologi digital.

 

generasi digital

Digital Natives adalah generasi yang mengutamakan kecepatan. Maklum mereka hidup di era internet, dimana komunikasi dapat dengan cepat dilakukan dan informasi sangat ceat tersebar. akibatnya mereka cenderung untuk melakukan segala hal dan menginginkan sesuatu dengan cepat.

Genersi digital juga tidak menyukai segala sesuatu yang konvensional dan standar. Mereka senang yang baru dan inovatif. bisa dibayangkan bagaimana jenuhnya anak-anak ini ketika membaca buku teks mereka di sekolah yang masih memakai pendekatan linear dan konvensional.
Bisa dibayangkan pula bagaimana anak-anak ini yang terbiasa dengan penyajian internet nan menyenangkan, lalu harus mendengarkan guru mereka di sekolah yang masih menggunakan metode keonvensional dalam mengajar. Bagi anak digital cara mengajar seperti itu dianggap basi.

Mereka juga amat menghargai kebebasan, mulai dari kebebasan memilih, hingga kebebasan berekspresi. Ini tentu tidak lepas dari “ideologi”  internet itu sendiri. Sebuah media yang dikenal tidak mengenal batasan. Karena itulah, tak heran jika digital natives menganggap kebebasan sebagai salah satu nilai terpenting dalam kehidupannya.

Orang tua, guru dan kita semua sudah tidak bisa lagi menghindar dari tuntutan untuk memahami media-media baru dengan baik sekaligus memahami interaksi antara anak generasi digital dengan media-media baru.
Pemahaman bukan hanya diperlukan agar kita tidak menjadi orangtua dan guru yang mendapat label “gaptek” atau “jadul”, tetapi menjadikan kita, si digital immigrants lebih memahami karakter digital natives. Dengan demikian dapat menjalin komunikasi yang lebih baik dengan mereka.

 

refrence

Facebook Comments

1 Comment for Generasi Digital

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to Generasi Digital

Smartfren Blogger Gathering Bandung

Posted at September 3, 2016

Bandung kota pertama diluar jabodetabek yang dipercaya pihak smartfren menjadi tuan rumah penyelenggaraan Smartfren Blogger Gathering. Mungkin banyak faktor pendukung selain blogger bandung dan... Read More

Panther Energy baru Persib Bandung

Posted at September 3, 2016

Bandung, siapa tak kenal dengan ibukota salah satu propinsi jawa ini. Selalu ada banyak cerita setiap orang yang pernah mengunjungi kota satu ini, mulai... Read More

Hape 4G cocok untuk pelajar

Posted at April 17, 2016

Pesatnya perkembangan teknologi komputer yang saat ini makin bergeser ke dalam pengembangan mobile dalam hal hardware, software dan konektivitas. LTE/4G adalah generasi keempat teknologi... Read More

Netizen Gathering MPR

Posted at March 20, 2016

Netizen dan MPR merupakan 2 bidang yang berbeda tapi saling berkaitan dan membutuhkan, Jika merujuk pada istilah netizen adalah warga masyarakat yang sehari-hari menggunakan... Read More

disiplin dengan shalat

Manfaat shalat membentuk pelajar berdisiplin

Posted at February 1, 2014

Manfaat shalat membentuk pelajar berdisiplin – Shalat adalah hal yang di lakukan orang islam sebagai cara beribadah. Sebagai orang islam, shalat 5 waktu adalah... Read More