Karya Ilmiah

Harapan dan Renungan

Setiap Orang dalam menjalani misi kehidupan di dunia ini akan selalu berharap mampu mengatasi berbagai persoalan.Dan Tidak semua orang menggunakan Iman dan Taqwa sebagai alat ukur untuk memastikan bahwa persoalan sudah di selesaikannya sesuai dengan kehendak dari Tuhan Pencipta jiwa manusia.

 

Kesadaran bahwa hanya Iman dan ketaqwaanlah yang akan kita bawa untuk menghadap ilahi robbi haruslah ditumbuh kembangkan saat hidup di dunia,sekarang ini.Sehingga dapat segera menggunakan Iman dan Taqwa sebagai panduan dalam menyelesaikansetiap masalah yang muncul (sebagai bukti nyata).Dan Bukannya menunggu hari tua saat badan dan tenaga sudah mulai hilang kekuatannya ajal/maut segera menjemput.

 

Ilustrasi from Google

 

Kecendrungan seseorang yang di bentuk dari kebiasaan lama haruslah segera di ubah menjadi lebih baik dengan kebiasaan kebiasaan baru.hal ini harus terus di upayakan menjadi lebih baik oleh setiap individu dalam rangka mencapai kehidupan yang lebih baik dari apa yang telah di laluinya.Mengapa hal ini harus tetap di lakukan,karena iman dan taqwa akan senantiasa di uji oleh Allah SWT. Dengan peristiwa hidup yang silih bergantisesuai dengan perkembangan waktu dan menunutut tanggung jawab yang lebih besar.

 

Ada sebuah cara yang dapat merombak pikiran lama menjadi pikiran baru (kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru),metodenya adalah dengan mengenal pikiran,perasaan dan keinginan serta mengendalikan dan mengarahkannya agar tidak hanya mencari isi dunia saja. dan hal ini yang harus di latih dan di upayakan sehingga akan membentuk sebuah kemampuan yang kekuataanya sangat besar dan luar biasa (kekuatan introspeksi dan pengembangan diri)

 

Ketika anak manusia lahir ke dunia dan mulai berhubungan dengan dunia secara langsung (bernafas pertama kali sehingga bayi terus belajar untuk beradaptasi dengan tempat dimana dia tumbuh dan berkembang,setelah dewasa diharapkan secara mandiri dapat melangsungkan kehidupannya (memberikan makan lahir dan batin).

 

Tubuh secara lahir dapat terlihat secara langsung (dengan mata tau panca indera) proses pertumbuhannya sejak kecil menjadi besar.Tidak demikian dengan tubuh batin manusia, yang hanya dapat dilihatdengan indera yang bertipe sama indera batin.Jika sesorang hanya memberikan makanan secara lahir saja maka di ibaratkan tubuh batiniahnya mati.

 

Brain & Mind

Tags
Show More

Andi Agus

I am Blogger Nusantara

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker