Karya Ilmiah

Sengkang Kota Berbudaya

Sebagai orang bugis, saya berharap suatu saat nanti kota ini menjadi kota yang damai, makmur dan sejahtera, aman sentosa,berbudaya lihiur.

Saya berharap suatu saat ada para generasi pemuda ; cinta tanahbudaya dan sejarah. Generasi yang tidak hanya hidup dalam lingkunganya sendiri tetapi ia mampu berbaur dengan orang lain. Generasi yang tidak hanya fanatik dengan kelompoknya sendiri, tapi generasi yang mampu hidup dalam kebersamaan dan mampu merayakan keberbedaan. Generasi yang tidak hanya berkiblat pada “Barat” atau “Timur” saja, tetapi generasi yang mampu memadukanya.

Saoraja Mallangga

Generasi yang mampu menghargai dan hidup dalam nilai-nilai kebersamaan. Mereka mungkin pasti berbeda dalam agama, ideologi, suku dan adat, bahasa, atau nilai-nilai yang dianutnya, tapi mereka bisa membuat nilai kesepakatan yang bisa mewadahi keberbedaan itu semua. Tidak hanya sekedar dominasi kelompok atau golongan tertentu, tidak pula karena mereka minoritas atau mayoritas; tidak saling mengijak, menghardik, menghina, dan mencerca – melainkan nilai-nilai itu tumbuh dari rasa saling menghormati, menghargai, menyayangi, dan menjaga.

bukan Sengkang yang diusung atas ideologi kelompok tertentu saja. Yang pancasilais juga banyak yang pada korupsi, yang agamis hanya ahli dakwah ditempat ibadah mereka masing-masing (yang terkadang menyulutkan rasa fanatisme kelompok yang didasarkan atas benar-salah, hitam-putih, baik-buruk, dll), yang demokratis justru memicu tindakan anarkis, yang ekonomis justru mengeruk dana rakyat sampai abis, yang politis justru banyak bertindak tidak etis. Mereka cenderung sudah jatuh terlalu dalam kedalam lembah yang telah membentuk dan mengkotak-kotakkan mereka, mereka bahkan kesulitan untuk kembali mendefinisikan dirinya sendiri dan menyadari bahwa kita semua adalah sama, manusia.

ini milik kita. Sebuah yang tidak “menurut kamu” atau “menurut saya” tapi “menurut kita”. Kita yang yang jelas berbeda dalam realita. Menciptakan kebersamaan didalam perbedaan (ego, ideologi, prinsip, suku, dan adat) adalah sebuah tantangan untuk menjadi bangsa yang ideal.

Tags
Show More

Andi Agus

I am Blogger Nusantara

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker